info@luluskedinasan.com

0812-9576-5257

Halo, sahabat Priority! Pasti kalian pernah denger tentang sekolah kedinasan STMKG kan? Yup, kali ini kita akan membahas mengenai sekolah kedinasan STMKG. STMKG sendiri adalah Perguruan Tinggi Kedinasan yang berada dibawah naungan BMKG, dan merupakan singkatan dari Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG setiap tahunnya mencetak para calon ahli cuaca, ahli iklim dan ahli gempa serta teknisi peralatan BMKG. Diartikel ini, kamu akan mengetahui semua hal tentang STMKG, dimulai dari :

  • Sejarah Berdiri STMKG
  • Program Studi
  • Sistem Pendidikan
  • Biaya Kuliah
  • Prospek Kerja
  • Syarat dan Tata Cara Pendaftaran
  • Tahapan Seleksi
  • Alumni STMKG

 

Sejarah Berdirinya STMKG

STMKG didirikan pada tahun 1955 dengan nama Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), dan kampusnya berada di Institut Teknologi Bandung (ITB). Tahun 1960, AMG dipindahkan ke Jakarta Pusat, di Kantor Lembaga Meteorologi dan Geofisika (LMG). Dan pada tahun 1978, AMG berubah nama menjadi Balai Pendidikan dan Latihan Meteorologi dan Geofisika (BPLMG) dengan status berada di bawah Badan Diklat Departemen Perhubungan.

Sejak tahun 2000, BPLMG berubah kembali menjadi AMG di bawah Badan Diklat Departemen Perhubungan dan kampusnya pindah ke Komplek Meteo DEPHUB, Bintaro, Tangerang Selatan. Sampai tahun 2004 AMG tetap di bawah Badan Diklat dengan SK Menhub No. 72 Thn 2002 Tgl 2-10-2002.

Terhitung mulai 1 Januari 2005 AMG berada dibawah Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND), berdasarkan SK KBMG No. 003 Tahun 2004. Lalu, pada tahun 2014 merupakan tahun bersejarah bagi keluarga besar STMKG, karena di tahun tersebut telah diundangkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tertanggal 23 April 2014 tentang perubahan Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG) menjadi Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) yang berada dibawah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

STMKG Memiliki Program Studi yang masing-masing memiliki jenjang D-IV, yaitu: 

  1. Meteorologi

Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG mencetak lulusan Prodi D-IV Meteorologi yang mampu melakukan pengamatan unsur-unsur meteorologi dan memiliki kompetensi sesuai dengan jurusannya, yaitu mampu melakukan pengolahan dan analisa meteorologi. Selain itu, peserta didik mampu melaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan penerapan ilmu pengetahuan dalam bidang Meteorologi yang dimilikinya.

      2. Klimatologi

Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG mencetak lulusan Prodi D-IV Klimatologi yang mampu melakukan pengamatan unsur-unsur klimatologi dan memiliki kompetensi sesuai dengan jurusannya, yaitu mampu melakukan pengolahan dan analisa klimatologi. Selain itu, peserta didik mampu melaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan penerapan ilmu pengetahuan dalam bidang klimatologi yang dimilikinya.

     3. Geofisika

Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG mencetak lulusan Prodi D-IV Geofisika yang mampu melakukan pengamatan unsur-unsur geofisika dan memiliki kompetensi sesuai dengan jurusannya, yaitu mampu melakukan pengolahan dan analisa geofisika. Selain itu, peserta didik mampu melaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan penerapan ilmu pengetahuan dalam bidang Geofisika yang dimilikinya.

     4. Instrumentasi

Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG mencetak lulusan Prodi D-IV Instrumentasi-MKG yang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan berwawasan global di bidang Instrumentasi-MKG, sehingga mampu menunjang pelayanan jasa dibidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Selain itu, peserta didik mampu melaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan penerapan ilmu pengetahuan di bidang instrumentasi yang dimilikinya.

 

Sistem Pendidikan STMKG

Sebagaimana sekolah kedinasan lainnya, Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG juga menganut sistem pendidikan semi-militer. Mahasiswa STMKG disebut sebagai taruna untuk laki-laki dan taruni untuk perempuan. Selama perkuliahan, para taruna STMKG mengenakan seragam khusus. Kurikulum mata kuliah di STMKG berbentuk paket. Taruna yang tidak bisa mencapai nilai standar pada setiap semester akan di “drop out” atau tidak bisa melanjutkan kuliahnya pada semester berikutnya.

Para taruna Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG memiliki organisasi dalam kampus yang disebut Resimen Korps Taruna STMKG. Semacam senat mahasiswa pada perguruan tinggi umum. STMKG bertujuan mencetak sarjana sains terapan pada empat program studi (Prodi), yaitu Prodi Prodi Meteorologi, Prodi Klimatologi, Prodi Geofisika dan Prodi Instrumentasi.

 

Fasilitas STMKG

Adapun fasilitas STMKG yang diberikan jika kamu merupakan seorang Taruna/i STMKG berupa:

  1. Klinik

Klinik Kampus STMKG merupakan sarana pendukung taruna dalam menjaga dan memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh bagian Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

2. Laboratorium

Adapun fasilitas laboratorium untuk menunjang proses belajar mengajar, antara lain :

  1. Lab. Meteorologi, Klimatologi, Geofisika
  2. Lab. Instrumentasi untuk musik
  3. Lab. Komputer
  4. Lab. Cisco
  5. Lab. Fisika

3. Sarana Olahraga

Tidak perlu khawatir untuk yang suka berolahraga, di lingkungan STMKG sudah tersedia sarana olahraga yang dapat kamu gunakan.

4. Ruang Kelas

Tersedia ruang kelas yang dilengkapi oleh komputer kelas, projector, internet serta wifi sehingga dapat digunakan untuk mencari sumber materi dengan bebas. Ruangan pun ber-AC guna mendukung suasana belajar yang nyaman.

Terdapat beberapa keuntungan jika kamu masuk ke Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG, salah satunya adalah mendapat berbagai macam fasilitas. Selain itu Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG tidak memungut biaya kuliah apapun. Semua biaya kuliah gratis. Tidak ada uang SPP, bahkan buku tulis pun dibagikan secara gratis. Para taruna STMKG akan menerima uang saku setiap bulannya. Besarnya mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan  tentang uang saku tugas belajar. Apabila sudah lulus dari STMKG, para taruna akan langsung bekerja di BMKG. 

 

Prospek Kerja di STMKG

Prospek kerja lulusan STMKG tidak akan jauh-jauh dari wilayah BMKG yang secara garis besar tugasnya adalah mengawasi cuaca dan fenomena alam Indonesia serta mencegah terjadinya bencana. Tapi selain pegawai BMKG, lulusan STMKG juga bisa bekerja di tempat lain dengan profesi lainnya, seperti berikut ini. 

  • Peramal Cuaca di Pangkalan Militer dan Maskapai Penerbangan

Profesi yang satu ini memiliki tanggung jawab untuk memantau dan menginformasikan kondisi cuaca kepada Manajer Operasi Sistem dan Pengawas Penerbangan (petugas operator yang memantau penerbangan) sebelum pesawat umum dan militer mengudara.

  • Teknisi/Asisten Laboratorium

Tugas utama asisten laboratorium adalah membantu ilmuwan dan profesional medis.  Secara umum, tanggung jawabnya meliputi beberapa hal berikut:

  1. Menyiapkan peralatan laboratorium untuk eksperimen penelitian yang akan segera dikerjakan.
  2. Mengubah laporan data dan kompilasi informasi menjadi grafik dan dokumen.
  3. Membersihkan dan merawat peralatan laboratorium.
  4. Menggunakan item dan subjek pengujian untuk mengumpulkan hasil.
  5. Mengumpulkan data dan informasi dari subjek tes.
  6. Memantau pengujian dan eksperimen yang sedang berlangsung serta mencatat setiap perbedaan/perubahan yang terjadi.
  • Pengamat Cuaca

Pengamat cuaca bertanggung jawab untuk mengumpulkan, mencatat, dan menganalisis kondisi cuaca. Setiap pengukuran yang telah dilakukan harus dicatat dalam bentuk laporan yang terperinci. Pengamat cuaca perlu meneliti informasi yang telah dikumpulkan kemudian memprediksi perubahan dalam kondisi yang berlaku serta memutuskan apakah akan mengirim peringatan cuaca atau tidak.

Seorang pengamat cuaca seringkali dituntut untuk bekerja kapan saja, karena cuaca biasanya membutuhkan pemantauan setiap saat, sehingga bekerja pada malam hari, akhir pekan, atau bahkan hari libur nasional akan sering terjadi. Bahkan pada waktu tertentu.

  • Pengajar

Prospek kerja lulusan STMKG lainnya adalah sebagai tenaga pengajar di perguruan tinggi untuk membagikan ilmunya kepada para muda-mudi bangsa. Tapi ada juga pengajar yang bekerja untuk pemerintah atau militer dan mengawasi proyek penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa pascasarjana.

  • Limnologist (Ahli Limnologi)

Limnologist adalah ilmuwan yang mengamati, mempelajari, dan melaporkan jeram air tawar dan ekosistem di sekitar air tersebut. Limnologist melakukan analisis kimia dan mengambil sampel tumbuhan dan hewan untuk memahami dampak ekologi. Seorang Limnologist bisa bekerja di lembaga pemerintah, lingkup universitas, perusahaan konsultan teknik, atau organisasi lingkungan nirlaba. 

  • Ahli Hidrologi

Ahli hidrologi adalah orang yang mempelajari bagaimana air bergerak melintasi dan melalui kerak bumi. Tempat kerja ahli hidrologi bisa di dalam ruangan maupun di lapangan. Ahli hidrologi biasa menghabiskan waktu untuk menganalisis data dan memodelkan temuan menggunakan komputer. Sedangkan saat di lapangan, ahli hidrologi mungkin harus menyusuri danau atau sungai untuk mengumpulkan sampel atau untuk membaca dan memeriksa peralatan pemantauan.

 

Untuk memantapkan diri kamu agar bisa masuk Sekolah Kedinasan STMKG, kamu dapat mengikuti TRY OUT PRIORITY yang sudah meluluskan lebih dari 5.000 orang yah! Silahkan Join Try Out ini.

 

Syarat Masuk Menjadi Taruna STMKG

Untuk dapat diterima menjadi taruna STMKG tentunya harus mengikuti seleksi penerimaan STMKG. Pendaftar harus memenuhi syarat umum dan syarat akademis.

  • Syarat Umum 

Adapun syarat umum masuk Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG adalah sebagai berikut. 

  1. Calon pendaftar merupakan Warga Negara Indonesia.
  2. Sehat secara jasmani dan rohani.
  3. Bagi yang berkacamata, maksimal minus (-) 2 dan bukan kacamata silinder. 
  4. Umur saat mendaftar tidak kurang dari 16 tahun.
  5. Belum menikah dan siap tidak menikah selama pendidikan.
  6. Bebas narkoba. 
  7. Tinggi badan calon taruna STMKG untuk pria minimal 163 cm dan wanita minimal 155 cm.

Pendaftar yang lolos dalam penerimaan STMKG setelah menamatkan pendidikan sebagai taruna STMKG wajib bekerja pada BMKG.

  • Syarat Akademik

Dibawah ini merupakan syarat akademik yang harus calon Taruna/i penuhi untuk mengikuti proses SPMB STMKG Tahun 2021.

  1. Lulus atau akan lulus SMA/Madrasah Aliyah (MA) jurusan IPA atau SMK dengan kompetensi keahlian Teknik Elektronika lndustri, Teknik Mekatronika, Teknik Jaringan Akses, Teknik Transmisi Telekomunikasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan. 
  2. Bagi lulusan SMK hanya dapat mendaftar untuk jurusan lnstrumentasi-Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG). 
  3. Nilai ijazah untuk mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa lnggris masing-masing minimal 70 (skala 100). 
  4. Bagi yang baru akan lulus (saat ini masih duduk di kelas 3 SLTA), nilai rapor untuk tiga semester terakhir (semester 3, 4, dan 5) pada mata pelajaran Fisika. Matematika, dan Bahasa lnggris masing-masing minimal 70 (skala 100). 

 

Tahap Ujian

Seleksi terdiri atas 3 (tiga) tahap dengan sistem gugur

  1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  2. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk mata pelajaran Fisika, Matematika dan Bahasa lnggris;
  3. Tes Kebugaran, Tes Kesehatan dan Wawancara

 

Tata Cara Pendaftaran

  1. Pendaftaran dilakukan secara online terintegrasi melalui portal Panitia Pendaftaran & Seleksi Sekolah Kedinasan https://dikdin.bkn.go.id dimulai tanggal 9 s.d 30 April 2021.
  2. Pendaftar harus terlebih dahulu yakin memenuhi seluruh syarat di halaman ketentuan sebelum melakukan pendaftaran. Apabila ternyata tidak memenuhi persyaratan, pendaftaran tidak dapat dibatalkan dan biaya pendaftaran yang telah disetorkan, tidak dapat diambil kembali dengan alasan apapun.
  3. Tatacara pengisian formulir pendaftaran dapat dilihat di https://ptb.stmkg.ac.id dan akun media sosial resmi STMKG
  4. Biaya pendaftaran sebesar Rp 75.000,00 dan biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) sebesar Rp 50.000,00. Tata cara pembayaran dapat dilihat di menu Cara Pembayaran.

Adapun jadwal ujian Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG tahun 2021 adalah sebagai berikut :

Kegiatan Jadwal Lokasi/Portal
Pengumuman Pembukaan PTB STMKG 2021/2022 1 April 2021 https://ptb.stmkg.ac.id/
Pendaftaran di laman penerimaan dan seleksi sekolah kedinasan  9-30   April 2021 https://dikdin.bkn.go.id/
Proses Verifikasi Pendaftar 9 April – 5 Mei 2021 https://dikdin.bkn.go.id/
Pengumuman Hasil Verifikasi Pendaftar 6 Mei 2021 https://dikdin.bkn.go.id/
Distribusi kode billing dan pembayaran 15-23 Mei 2021 https://dikdin.bkn.go.id/
Pengumuman Jadwal SKD 1 Juni 2021 https://ptb.stmkg.ac.id/
Tes SKD di 20 lokasi 7 – 20 Juni 2021 20 Lokasi tes yang sudah ditentukan
Pengumuman Hasil SKD 25 Juni 2021 https://ptb.stmkg.ac.id/
Tes SKB di 20 lokasi 29 – 30 Juni 2021 * 20 Lokasi tes yang sudah ditentukan
Pengumuman hasil SKB 2 Juli 2021* https://ptb.stmkg.ac.id/
Tes kebugaran dan wawancara 5 – 9 Juli 2021 UPT BMKG yang ditunjuk atau Kampus STMKG Tangerang Selatan
Pemeriksaan Kesehatan 12 – 16 Juli 2021 Rumah Sakit Kelas B
Hari terakhir rekam medis diterima Panitia di STMKG 26 Juli 2021 Kampus STMKG Tangerang Selatan.
Pengumuman Final PTB-STMKG-2021 16 Agustus 2021   https://ptb.stmkg.ac.id/
Daftar ulang taruna baru 23 – 27 Agustus 2021 Kampus STMKG Tangerang Selatan
Orientasi studi taruna baru 30 Agustus – 3 September 2021 Kampus STMKG Tangerang Selatan
Awal Perkuliahan TA. 2021/2022 6 September 2021 Kampus STMKG Tangerang Selatan

*Catatan: Jadwal masih tentatif menyesuaikan BKN. Jika dipandang perlu, panitia dapat melakukan perubahan jadwal PTB STMKG TA.2021/2022 dan akan diumumkan kemudian dalam pengumuman tersendiri.

 

Berikut adalah data Alumni Perguruan Tinggi Kedinasan STMKG, semoga namamu bisa ada disini juga ya!

  1. Ongku Muhammad Luthfi Harahap / Meteorologi / Banda Aceh / 2016
  2. Amat Komi / Meteorologi / Banda Aceh / 2016
  3. Bella Rizki Adelia / Meteorologi / Banda Aceh / 2016
  4. Andre Alifando / Meteorologi / Medan / 2016
  5. Ricko Dwik y Yudistira / Meteorologi / Medan / 2016
  6. Indra Josua Purva / Geofisika / Medan / 2016
  7. Leo Gumalto Butarbutar / Instrumentasi / Medan / 2016
  8. Adinda Pratiwi / Instrumentasi / Medan / 2016
  9. Alia Rahmi NST / Meteorologi / Medan / 2016
  10. Dinda Afifah / Meteorologi / Medan / 2016
  11. Martha Maranata Pakpahan / Instrumentasi / Medan / 2016
  12. Rika Adelina Ginting  / Geofisika / Medan / 2016
  13. Abdul Arif / Meteorologi / Padang/ 2016
  14. Benedy Fajar / Meteorologi / Padang / 2016
  15. Ilham / Geofisika / Padang / 2016
  16. Qadri Aulia / Geofisika / Padang / 2016
  17. Nabilla Aulia / Meteorologi / Padang / 2016
  18. M. Fajri / Meteorologi / Palembang / 2016
  19. Yulius Mandela / Meteorologi / Palembang / 2016
  20. Almira Apriliyanti / Meteorologi / Palembang  / 2016
  21. Carolina Shalva Sanitaria / Klimatologi / Palembang / 2016
  22. Destry Intan Syafitri / Meteorologi / Palembang / 2016
  23. Kurnia Hasnita / Meteorologi / Palembang / 2016
  24. Nadiah / Meteorologi / Palembang / 2016
  25. Novita Sari / Meteorologi / Palembang / 2016
  26. Ahmad Akbar Patolla  / Geofisika / Jakarta / 2016
  27. Doni Prastio / Meteorologi / Jakarta / 2016
  28. Faharuddin Ash Siddiq / Instrumentasi / Jakarta / 2016
  29. Fikri Farhan Arrasyid / Instrumentasi / Jakarta / 2016
  30. Hafizh Az Zarda / Geofisika / Jakarta / 2016
  31. Huda Abashor / Meteorologi / Jakarta / 2016
  32. Ibnu Ismantoro / Meteorologi / Jakarta / 2016
  33. Iqbal Arief Pangestu / Meteorologi / Jakarta / 2016
  34. Muhamad Ihsan Sidiq / Meteorologi / Jakarta / 2016
  35. Nabila Ardiana / Geofisika / Jakarta / 2016
  36. Rayhan Rivaniputra / Meteorologi / Jakarta / 2016
  37. Satria Wira Buana / Meteorologi / Jakarta / 2016
  38. Citra Aulia Nisa / Meteorologi / Jakarta / 2016
  39. A Syarifa H / Meteorologi / Jakarta / 2016
  40. Erlita Aprilia / Klimatologi / Jakarta / 2016
  41. Farah Salsabila Adiguna / Instrumentasi / Jakarta / 2016
  42. Imas Safiani Muslimah / Geofisila / Jakarta / 2016
  43. Gusti Ayu Komang Marina / Geofiska / Jakarta / 2016
  44. Indah Sary / Meteorologi / Jakarta / 2016
  45. Ismah Atikah Khoirunnisa / Meteorologi / Jakarta / 2016
  46. Meldisa Putri / Meteorologi / Jakarta / 2016
  47. Nessy Rahmalia / Instrumentasi / Jakarta / 2016
  48. Rantifa Eka Agustira / Meteorologi / Jakarta / 2016
  49. Sarah Salsabila / Meteorologi / Jakarta / 2016
  50. Shifa Tri Wardani / Geofisika / Jakarta / 2016
  51. Syadza Siskayani Putri / Meteorologi / Jakarta / 2016
  52. Ahmad Reza Agung Laksono / Meteorologi / Semarang / 2016
  53. Arga Ihza Prayoga / Klimatologi / Semarang / 2016
  54. Fatuh Hidayatullah / Meteorologi / Semarang / 2016
  55. Lilik Ardiyanto / Meteorologi / Semarang / 2016
  56. Muhamad Bais Ridwan / Meteorologi / Semarang / 2016
  57. Raryid Sidik Prabowo / Meteorologi / Semarang / 2016
  58. Yosza Indra Rismana / Meteorologi / Semarang / 2016
  59. Mohamad Kamal Ardiyanto / Geofisika / Semarang / 2016
  60. Sunardi / Klimatologi / Semarang / 2016
  61. Nuan Yulizar / Meteorologi / Semarang / 2016
  62. Aneras Wulan Saptani / Meteorologi / Semarang / 2016
  63. Anisa Puteri Erika / Meteorologi / Semarang / 2016
  64. Arifah Dwi Yuliani / Meteorologi / Semarang / 2016
  65. Nur Auliakhansa / Meteorologi / Semarang / 2016
  66. Putri Fadhila / Meteorologi / Semarang / 2016
  67. Sekar Anggraeni / Klimatologi / Semarang / 2016
  68. Tri Oktaviani / Geofisika / Semarang / 2016
  69. Achmad Prasetia Budi / Geofisika / Yogyakarta / 2016
  70. Ahmad Rosyadi / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  71. Arief Danial Rahman / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  72. Aziz Al Farizi / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  73. Bhakti Fajar Firmansyah / Instrumentasi / Yogyakarta / 2016
  74. Bigar Kristanto / Geofisika / Yogyakarta / 2016
  75. Elang Sinaran Damai / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  76. Fitma Surya Arghani / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  77. Mughni Laisa Ribawi / Instrumentasi / Yogyakarta / 2016
  78. Muhammad Akhadi / Geofisika / Yogyakarta / 2016
  79. Zaki Kresna Andika / Klimatologi / Yogyakarta / 2016
  80. Ana Ifadatun / Klimatologi / Yogyakarta / 2016
  81. Ayuni Puji Lestari / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  82. Fauziyah Woro Dianty / Geofisika / Yogyakarta / 2016
  83. Iid Anggia Rahma / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  84. Nieken Astrid / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  85. Rossian Nursiddiq / Meteorologi / Yogyakarta / 2016
  86. Adi Prasetiyo / Meteorologi / Surabaya / 2016
  87. Hanif Kurniadi / Meteorologi / Surabaya / 2016
  88. Muhammad Krisnadi / Meteorologi / Surabaya / 2016
  89. Reski Dwi F /  Meteorologi / Surabaya / 2016
  90. Rizal Kurniawan / Meteorologi / Surabaya / 2016
  91. Alfan Alfarisiy / Instrumentasi / Surabaya / 2016
  92. Grandhista Septya / Instrumentasi / Surabaya / 2016
  93. Nanda Winata / Instrumentasi / Surabaya / 2016
  94. Wildan Hidayat / Instrumentasi / Surabaya / 2016
  95. Sofyan Feriansyah / Geofisika / Surabaya / 2016
  96. Betsi / Meteorologi / Surabaya / 2016
  97. Sindy Maharani / Meteorologi / Surabaya / 2016
  98. Bayu Nugraha / Meteorologi / Palangka Raya / 2016
  99. Liesda Dwi Kartika / Meteorologi / Palangka Raya / 2016
  100. Sonia Agatha Lubis / Instrumentasi / Jakarta / 2016

 

Untuk memantapkan diri kamu agar bisa masuk Sekolah Kedinasan STMKG, kamu dapat mengikuti TRY OUT PRIORITY yang sudah meluluskan lebih dari 5.000 orang yah! Silahkan Join Try Out ini. 

 

Referensi :

https://stmkg.ac.id/ 

https://ptb.stmkg.ac.id/ 

https://harga.web.id/info-pendaftaran-biaya-kuliah-sekolah-tinggi-meteorologi-klimatologi-dan-geofisika-stmkg.info 

https://www.climate4life.info/2019/03/mengenal-stmkg-perguruan-tinggi-kedinasan-calon-ahli-cuaca-iklim-gempa.html