info@luluskedinasan.com

0812-9576-5257

Halo, sahabat Priority! Bagaimana kabar kalian? Semoga dalam keadaan sehat ya. Pernah denger nggak sih tentang sekolah kedinasan POLTEKIP? Tahun 2021, sekolah kedinasan yang satu ini cukup banyak membuka kuota formasi loh. Kira-kira bagaimana ya seluk beluk sekolah kedinasan ini? kita bahas dibawah, yuk. Di artikel ini, kamu akan mendapatkan banyak informasi seputar POLTEKIP, seperti :

  • Sejarah Berdirinya POLTEKIP
  • Program Studi dan Program Pendidikan POLTEKIP
  • Biaya Kuliah
  • Prospek Kerja Lulusan POLTEKIP
  • Syarat Dan Tata Cara Pendaftaran
  • Tahapan Seleksi
  • Kuota Formasi 
  • Daftar Nama Lolos SKD POLTEKIP

Jadi, Sekolah Kedinasan POLTEKIP atau yang sempat disebut dengan Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) merupakan perguruan tinggi kedinasan yang terletak di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, loh. Sekolah Kedinasan ini didirikan atas pertimbangan adanya kebutuhan sumber daya manusia di bidang Pemasyarakatan yang mendesak sehubungan dengan adanya perubahan sistem perlakuan terhadap pelanggar hukum di Indonesia dari Sistem Kepenjaraan menjadi Sistem Pemasyarakatan. Selain itu, sekolah kedinasan ini telah melalui perjalanan yang cukup panjang dalam masa berdirinya. Berikut adalah sejarah perjalanan POLTEKIP didirikan.

 

Sejarah Berdirinya Sekolah Kedinasan Poltekip

Konsep Pemasyarakatan dicetuskan oleh DR. SAHARDJO, S.H dalam orasi ilmiahnya berjudul “Pohon Beringin Pengayoman” yang disampaikan pada saat beliau menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Indonesia di Istana Negara tanggal 5 Juli 1963. Dalam pidatonya antara lain dinyatakan bahwa tujuan pidana penjara adalah pemasyarakatan.

Untuk merealisasikan konsep tersebut, maka diadakan Konferensi Dinas Kepenjaraan pada tanggal 27 April 1964 di Lembang Bandung yang memutuskan penggantian Sistem kepenjaraan dengan Sistem Pemasyarakatan serta dituangkan secara resmi dalam amanat Presiden Republik Indonesia.

Untuk melaksanakan Sistem tersebut diperlukan adanya sumber daya manusia yang mempunyai kualifikasi memadai di bidang Pemasyarakatan dan dirasa perlu pula untuk menciptakan kader-kader Pemasyarakatan yang berpendidikan Akademis untuk menjadi pelopor. Untuk memenuhi maksud tersebut maka dengan keputusan Presiden RI Nomor 270/1964 tanggal 24 Oktober 1964 secara resmi Akademi ilmu Pemasyarakatan didirikan.

Akademi ini didirikan sebagai Kawah Candradimuka kader-kader Pemasyarakatan di Indonesia dan memiliki tugas pokok melaksanakan pendidikan pada jalur pendidikan profesional program Diploma IV yang ditujukan pada keahlian khusus di bidang Pemasyarakatan. Adapun visi dan misi sekolah kedinasan Poltekip sebagai berikut :

Visi Poltekip

Mewujudkan sekolah kedinasan bertaraf internasional dalam mendidik kader pemasyarakatan menjadi pemimpin yang berkarakter, berkualitas, dan berintegritas.

Misi Poltekip

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan program pendidikan baik akademik maupun profesional dalam bidang Pemasyarakatan untuk menghasilkan tenaga ahli yang berkarakter pemimpin dan berintegritas.
  2. Menyelenggarakan penelitian terapan dalam bidang ilmu pengetahuan dan Pemasyarakatan.
  3. Penyelenggaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang Pemasyarakatan.
  4. Melaksanakan program pengajaran dalam rangka peningkatan kematangan intelektual.
  5. Melaksanakan program pelatihan dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan profesional.
  6. Melaksanakan program pengasuhan dalam rangka membentuk jati diri Taruna yang Tanggap, Tanggon, Trengginas, dan Welas Asih.
  7. Mengembangkan Program Pendidikan Bertaraf Internasional.

 

Program Studi POLTEKIP

Tahun 2021, POLTEKIP membuka tiga program yakni Teknik Pemasyarakatan, Manajemen Pemasyarakatan dan Bimbingan Pemasyarakatan. Ketiga program studi tersebut memiliki jenjang pendidikan yang sama yaitu Diploma IV, dengan lama masa kuliah empat tahun. Di jurusan Teknik Pemasyarakatan, kamu akan belajar mengenai ilmu pemasyarakatan, pengantar ilmu hukum, administrasi pemasyarakatan, teknik dan strategi pengamanan, teknik pengelolaan rupbasan, perawatan tahanan, etika profesi petugas pemasyarakatan, registrasi basan/baran, daktiloskopi, dan lain sebagainya. Apabila kamu berada di jurusan Manajemen Pemasyarakatan, kamu akan mengemban mata kuliah mengenai pengembangan kepribadian, keahlian berkarya, perilaku berkarya, keilmuan dan keterampilan, serta kehidupan bermasyarakat. Sedangkan di prodi Bimbingan Kemasyarakatan, kamu akan mempelajari tentang sosiologi, antropologi budaya, ilmu pemasyarakatan, latihan dasar kepemimpinan, dasar-dasar komputer, marching band, ilmu hukum, psikologi, dan lain sebagainya. Selain itu, seorang lulusan Poltekip akan mengemban gelar Ahli Madya Pemasyarakatan (A.Md.P.) dan Sarjana Terapan Pemasyarakatan (S.Tr.Pras.). Menarik bukan? Selain mengetahui program studinya, kamu wajib tahu tentang sistem atau program pendidikan yang diterapkan oleh sekolah kedinasan POLTEKIP nih!

 

Program Pendidikan POLTEKIP

Ada 4 program pendidikan yang dilaksanakan di Sekolah Kedinasan Poltekip, antara lain :

  1. Program Pendidikan Akademis. Bertujuan untuk mendidik Taruna Agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan keahlian yang menunjang secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan sistem Pemasyarakatan, sehingga kelak mampu melaksanakan tugas dengan jiwa penuh pengabdian dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap tugas-tugasnya.
  2. Program Pendidikan Kepribadian. Bertujuan untuk membentuk jati diri Taruna sebagai kader Pemasyarakatan yang berjiwa Pancasila, yang tanggap dalam pengetahuan, tanggap dalam kepribadian dan trengginas dalam jasmani serta welas asih dalam bertindak.
  3. Program Pendidikan Profesi. Bertujuan untuk memberikan pembekalan keterampilan sebagai bekal melaksanakan tugas di bidang pemasyarakatan
  4. Program Pendidikan Jasmani. Bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan jasmani yang sehat sehingga diperoleh sikap samapta dan mempunyai daya tahan yang tinggi dalam melaksanakan tugas.

Setelah resmi menjadi Taruna/i Poltekip, kamu dapat merasakan fasilitas yang diberikan oleh sekolah kedinasan Poltekip seperti :

  1. Ruang kuliah yang nyaman
  2. Perpustakaan yang memiliki banyak jenis buku
  3. Laboratorium
  4. Masjid
  5. Padepokan seni
  6. Green House
  7. Koperasi
  8. Lapangan olahraga
  9. Dan lain-lain

 

Biaya Kuliah

Peserta yang mengikuti seleksi tidak dipungut biaya. Selama pendidikan, peserta tidak dipungut biaya pendidikan (GRATIS perkuliahan). Setelah lulus akan ditempatkan dalam Jabatan Penelaah Status Warga Binaan Pemasyarakatan atau Analis Pemasyarakatan (lulusan POLTEKIP) dan ditempatkan dalam Jabatan Analis Keimigrasian (lulusan POLTEKIM).

 

Prospek Lulusan POLTEKIP

Lulusan POLTEKIP biasanya akan ditempatkan pada unit pelaksana teknis (UPT) seperti Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Balai Pemasyarakatan, Rumah Penyimpanan Benda Sitaan, Rampasan Negara, dan lain sebagainya.

Untuk gajinya sendiri, tergantung dari lulusan Poltekip dipekerjakan dimana dan sebagai apa. Gaji lulusan Poltekip, bisa dikatakan cukup beragam. Karena nantinya lulusan Poltekip yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan menerima gaji sesuai dengan golongan dan masa kerjanya.

Misalnya lulusan Poltekip yang sudah menjadi PNS dan memiliki GOLONGAN 3A, maka bisa dikatakan menerima gaji pokok sebesar Rp 3.590.000,-/bulannya. Ditambah dengan tunjangan yang bisa memperbesar gaji perbulannya. Seorang lulusan Poltekip bisa memiliki gaji sama dengan gaji lulusan Poltekim, STIS, STAN, STTD atau lulusan sekolah kedinasan lainnya. Di mana nantinya akan tergantung dari golongan dan masa kerjanya. Semakin lama masa kerja, nanti gaji pokok juga tentu akan semakin tinggi pula. Seorang lulusan Poltekip bisa bekerja di tempat lain dengan posisi apa saja. Namun, kebanyakan lulusan Poltekip langsung bekerja ditempat yang sudah ditentukan.

 

Tunjangan Kerja Lulusan Poltekip

Adapun tunjangan yang akan diperoleh setelah lulusan Poltekip menjadi seorang PNS, seperti :

  1. Tunjangan Suami/Istri (5% dari gaji pokok)
  2. Tunjangan Anak (2% dari gaji pokok)
  3. Tunjangan Uang Makan
  4. Tunjangan Beras
  5. Tunjangan Kinerja (Tukin)
  6. Tunjangan Jabatan
  7. Perjalanan Dinas

Setelah mengetahui informasi gaji pokok dan tunjangan tersebut, kamu bisa mengira-ngira besaran yang akan diperoleh setiap bulannya. Namun, hal ini bisa sewaktu-waktu terjadi perubahan, tergantung dari kebijakan pemerintah sendiri ya! Sampai sini, apa kamu sudah mulai tertarik untuk daftar menjadi Taruna/i POLTEKIP? Kalau iya, simak syarat dan cara daftarnya dibawah ini ya.

 

Syarat Dan Cara Daftar PTK POLTEKIP 2021

Syarat Umum

  1. Warga Negara Republik Indonesia
  2. Pria/Wanita
  3. Pendidikan SLTA sederajat
  4. Usia pada tanggal 1 April 2019 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun (dibuktikan dengan akta Kelahiran/surat keterangan lahir)
  5. Tinggi Badan minimal Pria 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli
  6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna
  7. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat dengan disertakan surat keterangan dari ketua adat
  8. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan)
  9. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/ Kepala Desa dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan
  10. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia
  11. Tidak pernah putus studi/ drop out (DO) dari POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN dan atau Akademi/Sekolah Kedinasan Pemerintah lainnya
  12. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Taruna/Taruni
  13. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/ pekerjaan dengan instansi/ perusahaan lain.

 

Persyaratan Tambahan Khusus PNS

Cara pendaftaran poltekip selanjutnya, adalah persyaratan tambahan khusus pelamar dari CPNS. Bagi pelamar yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM, selain harus memenuhi persyaratan diatas (angka 1 s.d. 13), juga harus memenuhi syarat :

  1. Mendapatkan persetujuan untuk mengikuti pendidikan ikatan dinas dengan pangkat/gol. ruang setinggi-tingginya Pengatur Muda Tk.I/ (II/b) dibuktikan dengan surat pengantar dari Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimpinan Unit Eselon I atau Kepala Kantor Wilayah)
  2. Umur pada tanggal 1 April 2019 setinggi-tingginya 25 tahun, yang dibuktikan dengan akta/surat keterangan lahir; (Persyaratan tahun 2019)
  3. Tidak dalam proses pemeriksaan atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Satuan Kerja
  4. PPKP tahun 2017 dan PPKP tahun 2018 minimal bernilai baik dan seluruh komponen / unsur penilaian PPKP minimal baik serta telah membuat SKP tahun 2019 pada sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG); (Persyaratan tahun 2019)
  5. Hanya mendaftar di 1 (satu) program pendidikan yang sesuai dengan formasi asal PNS (PNS di jajaran Pemasyarakatan hanya boleh mendaftar di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP).

Selain itu, adapun kriteria pendaftar yang harus dipenuhi sebagai berikut :

  1. Formasi Umum: merupakan peserta lulusan SLTA/Sederajat yang memenuhi kualifikasi sesuai persyaratan.
  2. Formasi Putra/Putri Papua/Papua Barat: merupakan peserta lulusan SLTA/Sederajat keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (salah satu atau kedua orang tua) asli Papua/Papua Barat, dibuktikan dengan KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.
  3. Formasi Pegawai: merupakan peserta yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM yang memenuhi kualifikasi sesuai persyaratan.
  4. Formasi Pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat: merupakan peserta keturunan asli putra/putri Papua/Papua Barat yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM yang memenuhi kualifikasi sesuai persyaratan.

 

Tata Cara Pendaftaran POLTEKIP 2021

  1. Pendaftaran POLTEKIP untuk peserta formasi Umum dan Putra/Putri Papua/Papua Barat wajib melakukan pendaftaran secara online melalui laman: https://dikdin.bkn.go.id dan mengunggah dokumen persyaratan yang disebutkan di atas mulai tanggal 9 s/d 30 APRIL 2021.
  2. Pendaftaran POLTEKIP dan POLTEKIM untuk peserta Formasi Pegawai dan Formasi Pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat dapat melakukan pendaftaran, unggah berkas lamaran dan cetak tanda bukti pendaftaran secara online pada tanggal 9 s/d 30 APRIL 2021 pada website: https://catar.kemenkumham.go.id.
  3. Peserta hanya dapat memilih 1 (satu) pilihan Sekolah Kedinasan. Apabila terdapat kesalahan dalam memilih sekolah kedinasan, maka akan menjadi tanggung jawab peserta sendiri, panitia tidak dapat mengubahnya dan apabila memilih lebih dari 1 (satu) pilihan Sekolah Kedinasan maka peserta tersebut secara otomatis dinyatakan gugur / tidak dapat mengikuti tahapan seleksi administrasi.

 

Kuota Formasi Sekolah Kedinasan POLTEKIP

Berikut merupakan kuota formasi yang dibuka oleh sekolah kedinasan Poltekip pada tahun 2021. 

  • Umum. Pria sebanyak 262 Taruna dan wanita sebanyak 28 Taruni
  • Khusus Putra/Putri Papua. Pria sebanyak 4 Taruna dan wanita sebanyak 1 Taruni.
  • Khusus Putra/Putri Papua Barat. Pria sebanyak 4 Taruna dan wanita sebanyak 1 Taruni.

Adapun kuota formasi Pegawai Sekolah Kedinasan Poltekip sejumlah 50 dengan perincian sebagai berikut.

  • Umum. Pria sebanyak 32 Taruna dan wanita sebanyak 8 Taruni.
  • Khusus Putra/Putri Papua. Pria sebanyak 4 Taruna dan wanita sebanyak 1 Taruni.
  • Khusus Putra/Putri Papua Barat. Pria sebanyak 4 Taruna dan wanita sebanyak 1 Taruni.

 

Setelah mengetahui berbagai informasi diatas, apakah kamu menjadi lebih tertarik untuk menjadi taruna sekolah dinas Poltekip? Jika iya,persiapkan diri dengan sebaik mungkin ya untuk mengikuti beberapa tahapan tes seleksi masuk POLTEKIP. Selain itu, mimin mau kasih bocoran beberapa nama pendaftar yang telah lolos ujian SKD POLTEKIP Tahun 2019 nih. Semoga kamu bisa lolos ujian POLTEKIP tahun ini ya. Selamat berjuang!

  1. S1930040110000001/MUHAMMAD  RIZKILAH
  2. S1930040110000018/FENI ADI SAPUTRA
  3. S1930040110000036/BAGAS FIKRI RAMADHAN
  4. S1930040110000043/MUHAMAD ROMY KHADAFI
  5. S1930040110000045/MAHENDRA DIMAS WIJAYA KUSNANTO
  6. S1930040110000068/ALFIN HERNANDA SYAHPUTRA
  7. S1930040110000092/MUHAMMAD TARIQH AL QISTHI
  8. S1930040110000135/NABILLA AYATURROHMAN
  9. S1930040110000136/REZA PRISS IMA
  10. S1930040110000154/MUHAMMAD ANDI AKBAR
  11. S1930040110000156/EKO WAHYU SAPUTRA
  12. S1930040110000158/FAIZAL ANDRIAWAN
  13. S1930040110000165/IBNU ARIF RISYAT
  14. S1930040110000174/ANGGA ADITARACMAN
  15. S1930040110000181/IKLIM FERNANDES
  16. S1930040110000196/FUAD ASHSHIDDIQI
  17. S1930040110000204/CAYADI
  18. S1930040110000208/ANDREAS DAPOT RIZKY MANURUNG
  19. S1930040110000218/DWI HARYAN SUJATM IKO
  20. S1930040110000231/MUHAMMAD FALAH QOTRUNADA
  21. S1930040110000232/IVAN JULIAN KURNIANTO
  22. S1930040110000233/RIFKI AZUMARDA
  23. S1930040110000260/FATHORIQ  YULIYANTO
  24. S1930040110000270/AKBAR FARIS RAMA HUNAFA
  25. S1930040110000272/ILLYASYA   ADYTASEPTYANTO
  26. S1930040110000284/MUCHAMMAD  IZZAL WILDAN
  27. S1930040110000307/MUHAMMAD BAYU AJI IRFANI
  28. S1930040110000310/FADLI JUNADATA
  29. S1930040110000318/MUHAMMAD FIKRI ALGHIFARI
  30. S1930040110000325/SAPTO ANGGORO ALWI
  31. S1930040110000358/FAHMI IZZUDDIN HASAN
  32. S1930040110000377/BAGAS FIQI RACHMAWAN
  33. S1930040110000388/ZIKRI SABANI
  34. S1930040110000404/GALANG TRESNO PRAKOSO S
  35. S1930040110000411/REZA KHARISMA HADI
  36. S1930040110000413/M. ADIM PRASASTA
  37. S1930040110000414/NURRAHMAN PUTRA FAIKAR
  38. S1930040110000421/MUHAMMAD HILAL ALHAMDI BAC HMAN
  39. S1930040110000423/APRIALDI MUHARRAMI FAHRIAL !KRAM
  40. S1930040110000431/DECA ZUHFI ALFARIZI
  41. S1930040110000439/FEBRI RIZK! SETIADI
  42. S1930040110000451/ASEP DWI HARYANTO
  43. S1930040110000455/RAHMAD SYAH PUTRA
  44. S1930040110000457/ARYA EKO FRASETYO
  45. S1930040110000463/ARIF MUHAMMAD HAKIM
  46. S1930040110000486/SYAWALAHUDIN YOGA PRATAMA
  47. S1930040110000521/FAIZAL NUGROHO PRASETYO
  48. S1930040110000536/ADDINULLOH ACHMAD HANIFAN
  49. S1930040110000538/ADHI GINEUNG PRATIDINA
  50. S1930040110000548/M.RINO FAIR! TSALISA RAMADHAN
  51. S1930040110000555/FARHAN SYAHRIL ANGSOR
  52. S1930040110000556/AQSHAL SURYA SUHADA
  53. S1930040110000557/M. IHSAN AL FARUQI
  54. S1930040110000568/ANGGER RAHMAT FADILAH
  55. S1930040110000569/MUHAMAD  ALFREDO
  56. S1930040110000578/GADING WISNU MURTI
  57. S1930040110000584/MUHAMMAD MEID IL PUTRA
  58. S1930040110000608/DHIMAS CALANDRA ANGGITA
  59. S1930040110000610/ADITYA BAYU KRISNA
  60. S1930040110000633/RIFQI MUFADHO L MASAND
  61. S1930040110000650/IHLAS ASROR
  62. S1930040110000655/NATANAE L GALANG YOGA TAMA
  63. S1930040110000671/RENDY  HERDIANSYAH
  64. S1930040110000675/NATA MU LIA HAMMAM I
  65. S1930040110000688/MUHAMAD FARHAN
  66. S1930040110000695/REV! RAFSYANJANI
  67. S1930040110000703/FIKRI FIRMANSYAH
  68. S1930040110000715/MELCHI PAU L SCHOLTEN
  69. S1930040110000721/KHARISMA MUHAMMAD IQBAL BALAM
  70. S1930040110000727/ANDRE FERNANTA . N.
  71. S1930040110000730/HENDRA ARISTA BANGUN
  72. S1930040110000735/GEDE BAYU PASEK ADIWIBAWA
  73. S1930040110000736/SYURADJ WAHID ABDI MUZAMI L
  74. S1930040110000747/RIZKA AKBAR YUNANTO
  75. S1930040110000766/MOCHAMAD BILAL SINDHU REKSA
  76. S1930040110000778/ADYTIA  GERALDY SITUNGKIR
  77. S1930040110000795/RISMANTO AGUSTIAN DAMANIK
  78. S1930040110000801/AYOM PRAYOGA
  79. S1930040110000803/SAMATOHU ZEGA
  80. S1930040110000809/BAYU RAHARDIAWAN
  81. S1930040110000813/BINSAR PARULIAN RAJA GUKGUK
  82. S1930040110000822/ARDAN DWI RAMADHAN
  83. S1930040110000837/SIGIT FAJAR HIDAYAT
  84. S1930040110000839/ROSAD ROBANA
  85. S1930040110000842/HIKMAHANVAZIO
  86. S1930040110000844/HANIF RAGIL PRAKOSA
  87. S1930040110000847/FENDRI GUSPI PRATAMA
  88. S1930040110000856/CHRISTIAN DIZA SAPUTRA
  89. S1930040110000865/MAULVI ACHMAD FIRZANSAH
  90. S193004011000089 / AHMAD FAUZUL
  91. S1930040110000902/DICKY ILHAM ZANNARA
  92. S1930040110000906/RENALDO SIANTURI
  93. S1930040110000909/NALOM MIKHAEL RONALD SIMANGUNSONG
  94. S130040110000929/IBNU ZALDY RIZKIANTO
  95. S930040110000931/MOCH. FELIX ASTANA
  96. S1930040110000934/SALMAN AL FARIZY SUJONO
  97. S1930040110000942/PANDJI DWI JULIANTO
  98. S1930040110000947/I MADE BHASKARA JAYA WARDANA
  99. S1930040110000948/PRIMANDHA ANGGORO
  100. S1930040110000950/ANANDA SAPUTRA

 

Untuk memantapkan diri agar bisa masuk Sekolah Kedinasan, kamu dapat mengikuti TRY OUT PRIORITY yang sudah meluluskan lebih dari 5.000 orang yah! Silahkan Join Try Out ini.

 

Referensi :

http://poltekip.ac.id/

https://catar.kemenkumham.go.id/

https://tirto.id/seleksi-poltekip-dan-poltekim-2021-cara-daftar-syarat-dan-kuota-gbQD