info@luluskedinasan.com

0812-9576-5257

Halo, sahabat priority! Tahun 2021, sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka peluang bagi putra putri terbaik bangsa lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat, untuk dapat mengikuti seleksi penerimaan Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan Kemenhub, loh. Eits! Tapi sebelumnya, kamu tau nggak sih tentang sekolah kedinasan Kemenhub? Kalo belum tau, coba simak informasi dibawah ini ya. Karena disini kamu akan mengetahui banyak hal mengenai apa itu sekolah kedinasan atau perguruan tinggi kedinasan Kemenhub, bagian-bagian sekolah kedinasan Kemenhub, program studi, sistem pendidikannya, biaya kuliah, syarat dan tata cara pendaftaran, serta tahapan dan jadwal seleksi sekolah kedinasan Kemenhub.

 

Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan

Perguruan Tinggi Kedinasan Kemenhub merupakan perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Kementerian Perhubungan. Selain itu, Kementerian Perhubungan atau Kemenhub adalah salah satu kementrian di Indonesia yang menyelenggarakan sekolah kedinasan untuk pembentukan Aparatur Sipil Negara (ASN). Berbeda dengan lembaga lainnya, Kemenhub menaungi banyak Perguruan Tinggi Kedinasan yang terbagi berdasarkan transportasi darat, laut, dan udara.Dari ketiga jenis tersebut terdapat 21 sekolah kedinasan, antara lain adalah :

  1. PTDI STTD – Politeknik transportasi darat Indonesia STTD, Bekasi
  2. Politeknik keselamatan transportasi jalan (PKTJ), Tegal
  3. PPI -Politeknik perkeretaapian Indonesia, Madiun
  4. Politeknik transportasi sungai danau penyeberangan (Poltrans SDP), Palembang
  5. Politeknik transportasi darat (Poltrada), Bali
  6. Sekolah tinggi ilmu pelayaran (STIP), Jakarta
  7. Politeknik ilmu pelayaran (PIP), Semarang
  8. Politeknik ilmu pelayaran (PIP), Makassar
  9. Politeknik pelayaran (POLTEKPEL), Surabaya
  10. Politeknik pelayaran (POLTEKPEL), Sorong
  11. Politeknik pelayaran (POLTEKPEL) Sulawesi Utara
  12. Politeknik pelayaran (POLTEKPEL) Barombong
  13.  Politeknik pelayaran (POLTEKPEL), Banten
  14. Politeknik pelayaran (POLTEKPEL), Aceh
  15. Politeknik pelayaran (POLTEKPEL), Sumatera Barat 
  16. Politeknik penerbangan Indonesia (PPI), Curug
  17. Politeknik penerbangan (POLTEKBANG) Surabaya
  18. Politeknik penerbangan (POLTEKBANG), Makassar
  19. Politeknik penerbangan (POLTEKBANG), Medan
  20. Politeknik penerbangan (POLTEKBANG), Palembang 
  21. Politeknik penerbangan (POLTEKBANG), Jayapura 

 

Program Studi Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan

Dalam memilih Program Studi (Prodi) Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi, seperti :

  1. Program Studi yang ditawarkan terdiri dari formasi Program Studi Pola Pembibitan Kemenhub dan Formasi Program Studi Pola Pembibitan Pemda
  2. Calon Taruna/Taruni hanya berhak memilih 1 (satu) Program Studi yang ditawarkan
  3. Khusus Pola Pembibitan Pemda para calon Taruna/Taruni wajib berdomisili sesuai dengan wilayah formasi Program Studi Pemerintah Daerah yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga
  4. Calon Taruna/Taruni Formasi Program Studi Pola Pembibitan Pemda Wajib memperhatikan dengan seksama formasi Program Studi yang tersedia merujuk pada angka IX sebelum melakukan pendaftaran, sehingga tidak terjadi kesalahan pendaftaran. Kesalahan Pendaftaran terhadap pilihan Program Studi Pola Pembibitan Pemda tidak dapat dianulir
  5. Calon Taruna/Taruni formasi Pola Pembibitan Kemenhub dapat memilih Program Studi yang ditawarkan tanpa dibatasi domisili Asal.

Adapun program studi yang dibuka pada sekolah kedinasan tersebut adalah :

PENDIDIKAN TRANSPORTASI DARAT

Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI – STTD) Bekasi. Program Studi yang tersedia:

  1. Transportasi Darat Sarjana Terapan
  2. Diploma III Manajemen Transportasi Jalan / MTJ
  3. Diploma III Manajemen Transportasi Perkeretaapian / MTP
  4. Website Resmi: https://www.ptdisttd.ac.id/

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma IV Rekayasa Sistem Transportasi Jalan (RSTJ)
  2. Diploma IV Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO)
  3. Diploma III Teknologi Otomatif (TO)
  4. Website Resmi: https://pktj.ac.id/

Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian (TBJP)
  2. Diploma III Teknologi Elektro Perkeretaapian (TEP)
  3. Diploma III Manajemen Transportasi Perkeretaapian (MTP)
  4. Diploma III Teknologi Mekanika Perkeretaapian (TMP)
  5. Website Resmi: https://ppi.ac.id/

Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (POLTRANS SDP) Palembang. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III Studi Nautika
  2. Diploma III Teknologi Nautika
  3. Diploma III Manajemen Transportasi Perairan Daratan (MTPD)
  4. Website Resmi: http://www.poltektranssdp-palembang.ac.id/

Politeknik Transportasi Darat (POLTRADA) Bali. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ)
  2. Diploma III Teknologi Otomotif (TO)
  3. Diploma III Manajemen Logistik (M.Log)
  4. Website Resmi: https://www.poltradabali.ac.id/

 

PENDIDIKAN TRANSPORTASI LAUT

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma IV Nautika
  2. Diploma IV Teknika
  3. Diploma IV KALK (Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan)
  4. Website Resmi: https://stipjakarta.ac.id/

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma IV Nautika
  2. Diploma IV Teknika
  3. Diploma IV TALK (Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhanan)
  4. Website Resmi: https://pip-semarang.ac.id/

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma IV Nautika
  2. Diploma IV Teknika
  3. Diploma IV KALK (Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan)
  4. Website Resmi: http://pipmakassar.ac.id

Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Surabaya. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma IV TROK (Teknologi Rekayasa Operasi Kapal)
  2. Diploma IV TRPK (Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal)
  3. Diploma IV TRKK (Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal)
  4. Diploma IV Transportasi Laut
  5. Diploma III Nautika
  6. Diploma III Teknika
  7. Diploma III Elektro Pelayaran
  8. Website Resmi: http://www.poltekpel-sby.ac.id/

Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Sumatera Barat. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III Studi Nautika
  2. Diploma III Teknologi Nautika
  3. Diploma IV Transportasi Laut
  4. Website Resmi: http://www.poltekpelsumbar.ac.id/

Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Malahayati Aceh. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III Studi Nautika
  2. Diploma III Permesinan Kapal
  3. Diploma III Sistem Kelistrikan Kapal
  4. Website Resmi: http://www.poltekpelaceh.ac.id/

Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Banten. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III Studi Nautika
  2. Diploma III Permesinan Kapal
  3. Diploma III Manajemen Transportasi Laut
  4. Website Resmi: https://poltekpel-banten.ac.id/

 

PENDIDIKAN TRANSPORTASI UDARA

Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma IV TPU (Teknik Pesawat Udara)
  2. Diploma IV TNU (Teknik Navigasi Udara)
  3. Diploma IV TLB (Teknik Listrik Bandara)
  4. Diploma IV LLU (Lalu Lintas Udara) 
  5. Diploma III TMB (Teknik Mekanikal Bandar Udara)
  6. Diploma III TBL (Teknik Bangunan dan Landasan)
  7. Diploma III OBU (Operasi Bandar Udara)
  8. Website Resmi: https://ppicurug.ac.id/

Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Surabaya. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III TLB (Teknik Listrik Bandara)
  2. Diploma III MTU (Manajemen Transportasi Udara)
  3. Diploma III KP (Komunikasi Penerbangan)
  4. Diploma III TNU (Teknik Navigasi Udara)
  5. Website Resmi: https://poltekbangsby.ac.id/

Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Makassar. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III TBU (Teknologi Bandar Udara)
  2. Diploma III TNU (Teknologi Navigasi Udara)
  3. Diploma III TPPU (Teknologi Pemeliharaan Pesawat Udara)
  4. Diploma III MLLU (Manajemen Lalu Lintas Udara)
  5. Website Resmi: https://atkp-makassar.ac.id/poltekbang/

Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Medan. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III TNU (Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara)
  2. Diploma III PLLU (Pemanduan Lalu Lintas Udara)
  3. Diploma III TPPU (Teknologi Pemeliharaan Pesawat Udara)
  4. Diploma III TLB (Teknik Listrik Bandar Udara)
  5. Website Resmi: https://www.poltekbangmedan.ac.id/

Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Palembang. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma IV TRBU (Teknologi Rekayasa Bandar Udara)
  2. Diploma III MBU (Manajemen Bandar Udara)
  3. Diploma III PPKP (Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan)
  4. Website Resmi: https://poltekbangplg.ac.id/

Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Jayapura. Program Studi yang tersedia:

  1. Diploma III MLLU (Manajemen Lalu Lintas Udara)
  2. Diploma III TLB (Teknik Listrik Bandara)
  3. Website Resmi: https://poltekbangjayapura.ac.id/

 

Sistem Pendidikan Sekolah Kedinasan Kemenhub

Apakah kamu pernah mendengar pola bibit dan sipencatar? Salah satu jalur seleksi untuk PTK Kemenhub yaitu Pola Pembibitan atau biasa disingkat Polbit. Polbit merupakan jalur masuk yang dibuka untuk mencari calon taruna dari daerah yang sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemenhub maupun secara nasional (tanpa terbatas domisili) . Lulusan jalur Polbit nantinya akan diangkat menjadi ASN. Sedangkan sipencatar adalah Seleksi Penerimaan Calon Taruna jalur reguler yang terbuka bagi seluruh siswa/siswi lulusan SMA/SMK/MA atau sekolah lainnya yang sederajat, dimana untuk dapat diterima sebagai Taruna/Taruni di berbagai perguruan tinggi Kedinasan di lingkungan Kemenhub harus mengikuti Seleksi. Perbedaan Pola Pembibitan dengan Jalur Reguler adalah seluruh pendaftar pola pembibitan yang dinyatakan lulus dan setelah menempuh pendidikan nantinya akan menjadi CPNS Kementerian Perhubungan RI ataupun CPNS daerah (yang melakukan pola pembibitan). Sedangkan untuk Jalur Reguler seluruh lulusannya akan dipersiapkan untuk berkarir di perusahaan swasta di bidang transportasi. Sekolah-sekolah tinggi di bawah Kementerian Perhubungan RI baik matra Darat, Laut maupun Udara memiliki jenjang Diploma III maupun Diploma IV.

 

Biaya Sekolah Kedinasan Kemenhub 2021

Berdasarkan surat menteri pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi nomor: B/380/M.SM.01.00/2021 mengenai persetujuan prinsip kebutuhan CPNS dari taruna/taruni perguruan tinggi di Lingkungan kementerian perhubungan tahun 2021, Kementerian Perhubungan mengundang putra dan putri terbaik bangsa Indonesia lulusan sekolah lanjutan tingkat atas sederajat untuk mengikuti seleksi penerimaan Calon Taruna/Taruni pola pembibitan kementerian perhubungan (Kemenhub) dan pola pembibitan pemerintah daerah (Pemda).

 

Pola Pembiayaan

  1. Selama mengikuti pendidikan, terdapat biaya penyelenggaraan pendidikan yang terdiri dari biaya akademik dan biaya non-akademik
  2. Biaya akademik merupakan biaya spp atau biaya semester yang ditanggung oleh pemerintah
  3. Biaya non akademik terdiri dari biaya penunjang akademik yang dibebankan kepada calon taruna/taruni sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku pada masing-masing perguruan tinggi
  4. Komponen dan perkiraan besaran biaya non akademik sesuai dengan tabel dibawah (untuk biaya non-akademik semester selanjutnya menyesuaikan tarif yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi).

 

Pendidikan Transportasi Darat

Biaya awal masuk merupakan biaya perlengkapan taruna selama pendidikan, biaya makan selama 1 bulan dan masa dasar pembentukan karakter (madatukar) yang dibayarkan di awal pendidikan. Lalu biaya permakanan dan biaya semester selanjutnya menyesuaikan tarif yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi. Biaya dapat berubah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

 

Pendidikan Transportasi Laut

Biaya awal masuk dibayarkan di awal masuk pendidikan. Dan juga biaya permakanan dan biaya semester selanjutnya menyesuaikan tarif berlaku di masing-masing perguruan tinggi. Kemudian biaya dapat berubah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

 

Pendidikan Transportasi Udara

Biaya awal masuk merupakan biaya perlengkapan taruna selama pendidikan, biaya makan selama 1 bulan dan masa dasar pembentukan karakter (madatukar) yang dibayarkan di awal pendidikan. Dan juga biaya pemakanan dan biaya semester selanjutnya menyesuaikan tarif yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi. Kemudian biaya dapat berubah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

 

Kuota Formasi Sipencatar Dinas Perhubungan Tahun 2021

Melansir laman Sipencatar Dinas Perhubungan (Dishub), tahun ini sebanyak 3.210 kuota formasi dibuka untuk calon taruna dan taruni. Jumlah kuota tersebut tersebar di 21 sekolah kedinasan Kemenhub yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Berikut ini rangkuman informasi dari Sipencatar Dishub tentang formasi dan persyaratan mendaftar sekolah kedinasan Kemenhub 2021. Jumlah formasi di 21 sekolah kedinasan Kemenhub :

  1.  Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD): 912 formasi
  2. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal: 180
  3. Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun : 144
  4. Politeknik Transportasi Sungai Danau Penyeberangan Palembang: 168
  5. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali: 144
  6. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta: 156 
  7. Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang: 120
  8. Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar: 72
  9. Politeknik Pelayaran Surabaya: 192
  10. Politeknik Pelayaran Sumatera Barat: 60
  11. Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh: 72
  12. Politeknik Pelayaran Banten: 78
  13. Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara: 72
  14. Politeknik Pelayaran Sorong: 72
  15. Politeknik Pelayaran Barombong: 24
  16. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug: 168
  17. Politeknik Penerbangan Surabaya: 192
  18. Politeknik Penerbangan Makassar: 144
  19. Politeknik Penerbangan Medan: 96
  20. Politeknik Penerbangan Palembang: 96
  21. Politeknik Penerbangan Jayapura: 48

 

Syarat Dan Cara Daftar Sipencatar Tahun 2021

Persyaratan Umum Sipencatar 2021

  • Warga Negara Indonesia
  • Usia maksimal 23 Tahun dan Minimal 16 Tahun pada 1 September 2021, kecuali khusus untuk:
  1. D-III LLU dan D-III MLLU minimal 18 tahun pada 1 Juli 2020.
  2. D-IV LLU minimal 17 tahun pada 1 Juli 2020.
  • Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan
  • Untuk lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10)/ 70,00 (skala penilaian 10-100)/ 2,8 (skala penilaian 1-4), sedangkan untuk peserta formasi pola pembibitan kemenhub khusus putra/i papua/papua barat nilai rata-rata ujian yang tertulis pada rjazah tidak kurang dari 6,5 (skala penilaian 1-10)/ 65,00 (skala penilaian 10-100)/2,6 (skala penilaian 1-4).
  • Lulusan tahun 2021, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) 70,00 (skala penilaian 10-100), sedangkan untuk peserta formasi pola pembibitan Kemenhub khusus putra/i Papua/Papua Barat nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester 65,00 (skala penilaian 10-100), dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan dinyatakan lulus dengan menunjukkan Ijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Sederajat.
  • Untuk lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, jika nilai rata-rata ijazah menggunakan skala penilaian 1-10 atau skala penilaian 1-4 diwajibkan untuk mengkonversi nilai tersebut menjadi skala penilaian 10-100 (panduan dapat diunduh pada halaman berikut https://sipencatar.dephub.go.id/panduan) dengan melampirkan surat keterangan dari Sekolah Asal yang ditandatangani Kepala Sekolah.
  • Bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing melampirkan surat penyetaraan / persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, kecuali khusus untuk:
  • Program Studi D-III PPKP minimal 165 cm
  • Program Studi D-III OBU pria minimal 165 cm, dan Wanita minimal 160 cm.
  • Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba
  • Calon Taruna tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat)
  • Calon Taruni tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan).
  • Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total.
  • Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
  • Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna/Taruni di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan.
  • Bersedia mentaati segala peraturan pada Pola Pembibitan.
  • Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain mengkonsumsi dan/atau memperjualbelikan narkoba, melakukan tindakan kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan), melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.
  • Dinyatakan GUGUR apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen.
  • Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dituju (besaran biaya dapat dilihat di https://sipencatar.dephub.go.id).
  • Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni (Bermaterai 6000 rupiah).
  • Khusus Program Studi D-III PPKP (Penyelamatan Pemadam Kebakaran Penerbangan) hanya menerima pendaftar Pria.
  • Khusus Calon Taruna/Taruni program studi di PTDI-STTD, bersedia mengikuti pendidikan di kampus yang ditentukan oleh PTDI-STTD sesuai dengan program studi yang dipilih.
  • Memiliki Surat Elektronik/email dan nomor telepon yang masih aktif dan valid.

 

Persyaratan Lainnya

  1. Persyaratan lainnya yang diunggah dalam 1 file dengan format PDF ukuran maksimal 1000kb yang terdiri atas:
  1. Surat Keterangan Lulus dari Kepala Sekolah atau Pejabat berwenang, bagi siswa SMA/SMK/MA kelas 3 (Kelas XII) Tahun Ajaran 2020/2021.
  2. Surat Keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah/Kepala Desa sesuai domisili (asli) (bukan surat yang ditandatangani oleh pelamar, Ketua RT, Ketua RW atau orang tua).
  3. Surat pernyataan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan (bermaterai 10.000 Rupiah) dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template.
  4. Pernyataan mutlak menyetujui hasil Sipencatar (bermaterai 10.000 Rupiah) dapat diunduh https://sipencatar.dephub.go.id/template
  5. Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni bermaterai 10.000 rupiah (dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template dan website masing-masing unit pelaksana Teknis.
  1. Batas akhir unggah (upload) berkas tanggal 30 April 2021 pukul 23.59 WIB.
  2. Panduan Pendaftaran dan Ketentuan Pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada https://sipencatar.dephub.go.id

 

Tata Cara Pendaftaran

  1. Calon Taruna/Taruni hanya boleh mendaftar di satu Sekolah Kedinasan pada Kementerian atau Lembaga. Apabila Calon Taruna/Taruni mendaftar lebih dari satu Sekolah Kedinasan maka yang bersangkutan dinyatakan Gugur;
  2. Calon Taruna/Taruni wajib melakukan pendaftaran online melalui portal https://dikdin.bkn.go.id. Serta mengunggah dokumen yang dipersyaratkan mulai tanggal 9 April s.d. 30 April 2021.
  3. Semua berkas di unggah (upload) ke dalam pendaftaran online dalam bentuk softcopy, terdiri atas :
  1. Pas Foto terbaru warna latar belakang merah. Foto menghadap ke depan ukuran 4 x 6 cm (ukuran minimal 120kb maksimal 200kb dengan format .jpg).
  2. KTP bagi peserta yang berusia diatas 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/Resi permintaan pembuatan KTP dengan format .jpg ukuran maksimal 200kb.
  3. Ijazah SMA/SMK/MA dan sederajat bagi calon peserta yang belum dinyatakan lulus atau masih duduk di kelas 12 dengan format PDF ukurang maksimal 700kb.
  4. Surat Penyetaraan/persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing dengan format PDF ukuran maksimal 700kb. 
  5. Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran sesuai dengan perguruan tinggi yang dipilih dengan menyertakan nama dan nomor seleksi/pendaftaran pada bukti pembayaran (ukuran maksimal 200kb dengan format .jpg).

 

Tahapan Seleksi Ujian Sekolah Kedinasan Kemenhub

Seleksi sekolah kedinasan Kemenhub dilakukan dalam 3 tahapan dan menerapkan sistem gugur. Masing-masing tahapan memiliki tes dan biaya yang berbeda-beda. Rinciannya bisa dilihat dalam tabel di bawah ini.

  1. Seleksi Tahap 1. Pendaftaran: Rp. 100.000 – Rp. 150.000,-
  2. Seleksi Administrasi
  3. Seleksi Tahap 2
  4. Seleksi Kompetensi Dasar (TWK, TIU, TKP): Rp. 50.000,-
  5. Seleksi Tahap 3. Tes Kesehatan: Rp. 600.000 – Rp. 1.820.000,-
  6. Kesamaptaan: Rp. 50.000 – Rp. 350.000,-
  7. Psikotes: Rp. 300.000 – Rp. 600.000,-
  8. Wawancara: Rp. 80.000 – Rp. 350.000,-

 

Jadwal

  1. Pendaftaran: 9 – 30 April 2021
  2. Pengumuman Peserta SKD: 28 Mei 2021
  3. Pelaksanaan SKD: Juni 2021
  4. Pengumuman Hasil SKD: Juli 2021
  5. Tes Kesehatan, Kesamaptaan, Psikotes, dan Wawancara: 2 – 20 Agustus 2021
  6. Pengumuman Hasil Pantukhir: 2 September 2021

 

Untuk memantapkan diri agar bisa masuk Sekolah Kedinasan, kamu dapat mengikuti TRY OUT PRIORITY yang sudah meluluskan lebih dari 5.000 orang yah! Silahkan Join Try Out ini.

 

Referensi :

https://sipencatar.dephub.go.id/ 

https://tirto.id/sekolah-kedinasan-2021-kemenhub-kuota-formasi-syarat-cara-daftar-gcwY